Minggu, 29 September 2013

Jati Diri Penggerak Wawasan (SATU TEKAD, TEKAD INDONESIA)

     “Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.” Begitulah penggalan bunyi dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. 
     Memajukan kesejahteraan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi dan keadilan sosial adalah tugas yang diemban kepada kaum muda Indonesia. Kaum muda Indonesia adalah masa depan sebagai penerus bangsa. Penerus bangsa yang selalu mempunyai rasa tekad. Tekad yang kuat, keras, cerdas dan optimis.  Baik yang masih berstatus sebagai pelajar, mahasiswa, ataupun yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan adalah faktor-faktor utama yang patut dihandalkan untuk mewujudkan cita-cita indah kehidupan bangsa Indonesia di masa selanjutnya. Cita-cita indah tersebut bersepakat membangun semangat juang kemerdekaan kebangsaan dalam extra ordinary organisasi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sebagai law national yang bersifat demokratis dan sebagai constitutional democracy, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat tepat yang tercantum dalam Pancasila.

Kamis, 26 September 2013

Everything is Possible




Everything is Possible, semuanya itu mungkin. Memang, belajar itu merupakan butuh proses untuk mendapatkan hasil yang perfect. Namun tak lepas dari kesungguhan yang mendalam disertai niat sungguh-sungguh. Karena niat merupakan sumber dari awal keniatan kita dalam melaju perbuatan tersebut. Langsung ambil contoh saja, seseorang yang cacat mau melakukan bahkan mereka ingin merasakan yang sempurna, mereka mau bekerja,  bahkan mereka tak mau kalah dalam segi hal apapun. Di luar negeri, banyak berbagai perlombaan bagi penyandang cacat untuk ikut anbil dalam lomba tersebut.

Di masa yang masih sehat bugar ini lakukanlah mulai dari sekarang untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kita, jangan hanya cuma senang saja kita lakuin hal tersebut. Hal yang sekiranya di luar fikiran kita itu tidak terjadi janganlah anggap itu hal yang tak akan terselesaikan, namun fikirkan hal itu pasti bisa terbelahkan. Tak akan mungkin Tuhan menciptakan sesuatu jikalau tidak ada jalan keluarnya. Jalan keluar bisa meliputi apapun. Layaknya seperti kita sakit, janganlah kalia anggap ini hal yang terburuk kalian rasakan, namun dalami perasaan itu dengan sedikit berusaha dan berfikirlah bahwa yakin akan sembuh.
Hal ini (Everything is Possible) sangat dibutuhkan dan itu merupakan kunci kesuksesan. Banyak di jaman global sekarang ini, seseorang yang putus asa karena kurangnya mental, seperti bunuh diri gara-gara tidak lulus ujian, maka kita harus belajar sejak dini untuk menumbuhkan rasa positive thinking dalam is possible.

Kesiapan Para Lulusan Menghadapi Dunia kerja


“No perfect in the world”. Itulah kata-kata yang sering dijumpai pada banyak kalimat motifasi yang pernah ada. Kata-kata ini tidak banyak diasumsi oleh seseorang. Mengingat kata-kata ini terlalu berat untuk dimiliki. Banyak dari para generasi bangsa yang tidak menyadari sesungguhnya setiap orang itu masih memiliki banyak sekali kekurangan. Inilah sekelumit pandangan yang masih membabi buta masyarakat indonesia. Bagaimana hal ini jika ditinjau dari kesiapan para generasi bangsa menghadapi dunia kerja? Perlu disadari, bahwa persiapan yang maksimal sangat dibutuhkan dan diinginkan oleh para lulusan untuk bisa masuk ke dunia kerja yang semakin kompetitif. Jikalau kita berasumsi “ usaha yang maksimal akan menghasilkan sesuatu yang maksimal pula”. Asumsi tersebut memang benar. Namun, perlu diketahui bahwa setiap kekurangan itu pasti ada pada setiap usaha yang dilakukan. Itu pula yang membuat membuat para lulusan saat ini berharap adanya persiapan yang maksimal sebelum masuk ke dunia kerja. Persiapan yang maksimal inilah yang bisa meminimalisir kemungkinan hal-hal negatif pada saat di dunia kerja.

Minggu, 15 September 2013

Be The Best in Language!!

                  However some people say that language is just a symbol of a group of people in any era, but language or verbal communication plays a significant role in human’s life. By using language, we can effectively and easily communicate with other people even though our culture is totally different with theirs.
For example; if we are capable in international language such as English and Arabic, we can converse effortlessly with foreigner. Furthermore, we will be recommended for student exchange program as like our friends who got scholarship from AFS for one-year-studying in USA. That is pretty wonderful, right? So then, as the time being, modern era needs international language as general “communication tool”. And, of course, we won’t be said as traditional person who can’t update with modern era’s development if we can’t speak International language. Hehehe… J J J Moreover, everything will be in English or other International Language such as direction, how to use something or machine, cyber world, and some others. Is it nice, isn’t it?
But, the problem comes when we don’t understand what they are talking about. We don’t understand their language, of course. Even more, learning other language is learning its culture. So, what should we do if we’re in that case? What is the solution of this “ancient” difficulty?

Titik Parameter

      Setiap kesungguhan itu adalah sebuah anugerah. Bersyukur itu lebih mulia dibandingkan banyak kata, tapi tak bermakna. Kehidupan ini mengajarkan untuk terus berkarya, sehingga tak ada kesempatan apa pun yang terlewatkan bahkan terabaikan. Putaran waktu itu akan melewati atas dengan titik-titik yang berbeda tetapi saling berhubungan dan sejalan. Tiga titik tersebut adalah titik kegagalan, titik kesalahan dan titik keberhasilan. Dan dari rangkaian-rangkaian titik itu menjadikan jalan hidup lebih terarah.
       Titik tersebut akan memberikan banyak pembelajaran yang lebih berarti, apabila manajemen sikap berbanding lurus dengan perbuatan yang akan tercapai. Sikap yang diambil perlu ditingkatkan dengan motivasi besar, yang dapat terambil dari kondisi lingkungan extreme setiap individu. Kondisi tersebut harus dalam keadaan positif dan terkait dengan dukungan internal maupun eksternal dan bersifat membangun.
      Dukungan internal dapat diperoleh dari keluarga, kerabat, guru, sahabat maupun teman. Dukungan tersebut akan menumbuhkan sikap keadilan dan kasih sayang secara mendalam, sedangkan dukungan eksternal dapat diperoleh dari sudut pandang orang lain, biografi dari tokoh yang disegani, keadaan  sosial, pengalaman pribadi seseorang dan lain-lain.
Dengan level yang lebih tinggi maka pola pikir justru akan lebih berkembang dengan terbuka dalam menerima perubahan menjadi yang lebih baik lagi. Hubungan yang lebih condong kepada titik-titik tersebut menjelaskan “Bagaimana hidup itu terus mengalir seperti air, tanpa halangan, meskipun halangan itu besar, tetapi air mempunyai gejala kapilaritas yang berarti dapat meresap dalam pori-pori yang lebih kecil”.

Sempurna itu Mustahil Menjadi Lebih Baik itu Harus

Nobody's perfect. Pastilah sering mendengar kata-kata itu? Yupz, tidak ada yang namanya manusia itu sempurna, kecuali Allah SWT dan juga para Anbiya’ yang selalu senantiasa terjaga dari yang namanya salah. Tetapi coba kita lihat, adakah manusia jaman sekarang yang sesempurna itu. Tentu sudah tidak ada. Yah, namanya juga manusia, tempatnya salah dan lupa. Tapi itu bukan berarti kalau salah, terus dibiarkan dan ditinggalkan, kalau begitu caranya, kapan akan menjadi lebih baik? Semua manusia di alam raya ini tidak ada yang terbebas dari salah, lupa dan dosa. Tapi bukankah kita diharuskan tetap berusaha untuk menjadi yang lebih baik? Maka dari itu, kita harus meminimalisir kesalahan kita, agar menjadi sebaik-baiknya manusia, sehingga memaksimalkan sesuai dengan daya dan upaya serta usaha yang kita miliki.
Dalam konten menjadi lebih baik, kalau cuma be yourself, maka itu akan menjadi dirimu sendiri dan tidak ada perubahan. Apakah sudah benar dan yakin puas dengan diri kalian? Belum puas kan? Karena itu, kita masih banyak kekurangan dan kesalahan yang kita perbuat, jadi seyogyanya harus dibenahi. Kalau sudah puas dengan kondisi diri saat ini, apakah kalian yakin dan sungguh-sungguh merasa sudah puas? Coba fikir-fikir lagi. Apakah kalian sudah puas, baik, perfect dengan keadaan sekarang? Maka untuk itu, havers jadilah Be the BEST of yourself, jangan be yourself. 

Must Keep Well in Culture

Ok, on this occasion we will be invited to know and would glance at the beauty of the designs and motifs as well as the quality of Pekalongan batik clothing designer collections Afif Syakur invitation invite admiration 450 who attended the event "Fashion Show Batik" , which was held at the Hotel Divani Caravel, Athens.
Please know this event combined with Angklung Interactive concert that was delivered by luring by five musicians who accidentally imported from the city of Bandung, two performances of this grand place to begin this spring this event also supported the Ministry of Culture and Tourism of Indonesia to the Embassy in Athens. but it was also attended by the wife of the Minister of Culture and Tourism of Indonesia, Mrs. Triesna Wacik, and Director General of Tourism Marketing Kembudpar, and Mrs. DR. Nirwandar, meanwhile comes from the Greek government officials, the wife of officials from the Ministry of Foreign Affairs of Greece, Ambassador and wife, and also among the diplomatic corps in Athens.

Jumat, 13 September 2013

Satu Coretan Satu Tujuan

       Sebenarnya hidup ini akan indah jika fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan). Maka jadikanlah hal itu sebagai tujuan hidup. Sebab kalau kita bercermin ke belakang tentang sejarah Nabi Adam dan Hawa, mereka merupakan awal kali cikal bakal hidup di dunia ini karena suatu kesalahan yang diperbuat di surga. Jadi, logisnya hidup di bumi ini adalah pertobatan dengan periode sementara dan pasti musnah. Tapi jangan berpikir pertobatan tersebut berjalan lancar. Sebab masih ada setan dan hawa nafsu yang cenderung menggoda manusia supaya terperangkap lubang kejahatan. Maka meminta tolonglah kepada Allah SWT untuk berpendirian teguh berjalan di atas rel yang ditentukan agama Islam. Oleh sebab itu jadikan prinsip hidup ini terus menerus berinvestasi kebaikan dengan harapan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
          Ada pepatah yang mengatakan “hidup itu pilihan”. Maka pilihlah yang cocok bagi pribadi kita. Maksudnya ketika kita lari dalam ketakutan sebab jeratan masalah yang berkelanjutan, maka pilihlah satu tujuan solusi apa yang tepat untuk memecahkannya. Adapun ketika kita menfokuskan satu tujuan, jangan sampai terpeleset dengannya. Yakini tujuan tersebut dan resapi sampai ke lubuk hati kemudian kerjakan dengan sungguh-sungguh. Atau dengan kata lain berpikir tenang lalu bertindak (action).

This Is It. Neztovero...

       We came from different places. We still do not know why we were in this place. What we do now, we are a bunch of the son of man. Just that. And we feel this place a new place us, so foreign. Very strange once for us feel and we recognize and we feel in our souls. Why we were in this place? Who are you? Who are they?
       Various question mark the problem appeared in mind us. However, time gave we were walking around our new place. And little by little question mark in mind we missed with various things. A smile, sorrow, disappointment, and expectations. An expectations so promises to us in this place in its present state of or existence we later on whether where it is. We it was different in many ways. But we have the same purpose. A promising place of many millions of hope for our lives. Seekers in science.
        The menu has a range at our official place so our Hermitage House right on July 1st, 2010 on a slope of Mount Welirang and mount Penanggungan. And here a colourful trip, we begin. Training adaptation we follow. The senior elder we train our so emphatic, discipline, and responsibility.
NEZTOVERO
       D fushie. We just could hear and imagine the story vagary of laughter and sorrow those who in his time they as the guinea pig this place. Success they were having gained over labor of their effort has they enjoy now. Generation a successful experiment. Shine forth like the sun rising for the first time.
       Morphen. Metamorphosis a beautiful like an caterpillar small with full of inhabitants spirit revolutionize itself into a butterfly so beautiful and graceful befits nymph who dances at the moon. Listen and imagine past struggle asceticism them in the valley who successfully passed them to the resting their dreams.