Minggu, 15 September 2013

Sempurna itu Mustahil Menjadi Lebih Baik itu Harus

Nobody's perfect. Pastilah sering mendengar kata-kata itu? Yupz, tidak ada yang namanya manusia itu sempurna, kecuali Allah SWT dan juga para Anbiya’ yang selalu senantiasa terjaga dari yang namanya salah. Tetapi coba kita lihat, adakah manusia jaman sekarang yang sesempurna itu. Tentu sudah tidak ada. Yah, namanya juga manusia, tempatnya salah dan lupa. Tapi itu bukan berarti kalau salah, terus dibiarkan dan ditinggalkan, kalau begitu caranya, kapan akan menjadi lebih baik? Semua manusia di alam raya ini tidak ada yang terbebas dari salah, lupa dan dosa. Tapi bukankah kita diharuskan tetap berusaha untuk menjadi yang lebih baik? Maka dari itu, kita harus meminimalisir kesalahan kita, agar menjadi sebaik-baiknya manusia, sehingga memaksimalkan sesuai dengan daya dan upaya serta usaha yang kita miliki.
Dalam konten menjadi lebih baik, kalau cuma be yourself, maka itu akan menjadi dirimu sendiri dan tidak ada perubahan. Apakah sudah benar dan yakin puas dengan diri kalian? Belum puas kan? Karena itu, kita masih banyak kekurangan dan kesalahan yang kita perbuat, jadi seyogyanya harus dibenahi. Kalau sudah puas dengan kondisi diri saat ini, apakah kalian yakin dan sungguh-sungguh merasa sudah puas? Coba fikir-fikir lagi. Apakah kalian sudah puas, baik, perfect dengan keadaan sekarang? Maka untuk itu, havers jadilah Be the BEST of yourself, jangan be yourself. 
Allah SWT telah berfirman "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung." (QS Ali Imran ayat 104)
Cara kita menjalani hidup, selamanya ditentukan oleh cara kita memahami hidup. Seperti apa cara kita memahami hidup, seperti itu pula cara kita menjalaninya. Coba ambil contoh saja, kita masuk ke dalam hutan belantara tanpa peta. Pasti tersesat. Bahkan mungkin tidak bisa keluar. Begitu juga kehidupan. Membaca adalah peta. Makin menyeluruh dan akurat peta yang kita miliki, makin cepat dan pasti kita sampai ke tujuan.
 Dalam hadist pun juga dikatakan, “barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin maka dia adalah orang yang beruntung, dan apabila hari ini lebih buruk dari kemarin maka dia adalah orang yang merugi”. Maka, jadikanlah hari demi hari adalah hari yang dimana selalu menjadi be the best, melakukan hal-hal positif untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan perwujudan berlomba-lomba dalam kebaikan untuk menuju hal yang lebih baik.
Untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari, maka dibutuhkan dalam diri kita sesuatu yang kita bangun mulai diri sendiri. Kedisiplinan yang tinggi. Ya… kedisiplinan yang tinggi. Mengapa kita harus memiliki kedisiplinan yang tinggi? Karena, dengan disiplin kita dapat membagi, manage dari waktu ke waktu. Dengan adanya disiplin pula, hal yang akan kita lakukan, aktifitas yang akan kita jalani akan terasa lebih mudah dan dapat terkondisikan dengan seiringnya waktu. Target yang maksimal. Target disini adalah, sesuatu yang harus terpenuhi dengan berbagai kondisi dan jalan. Namun, dalam berbagai target pasti tidak luput dari yang namanya rintangan dan halangan. Untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan, membuat metode dan langkah-langkah menuju target kuncinya, persiapkanlah untuk merangkai sebuah strategi, mampu merubah rencana dan konsep dengan cepat.
 Untuk itu mari kita bersama-sama berusaha dan saling mengingatkan dalam kebaikan, agar bisa memperbaiki diri kita menjadi be the best. Tiada hasil yang sempurna jika dengan upaya yang biasa-biasa saja. Adanya hasil sempurna jika upaya yang kita jalani begitu luar biasa. Seseorang yang siap, maka dia adalah orang yang siap pula akan meraih kemenangan. Tetapi orang yang belum siap, maka dia bersiap-siap untuk gagal dan kalah. Be the best of ourselves. Jadikan hari-harimu selalu dengan semangat. (Hemz)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar