Minggu, 15 September 2013

Titik Parameter

      Setiap kesungguhan itu adalah sebuah anugerah. Bersyukur itu lebih mulia dibandingkan banyak kata, tapi tak bermakna. Kehidupan ini mengajarkan untuk terus berkarya, sehingga tak ada kesempatan apa pun yang terlewatkan bahkan terabaikan. Putaran waktu itu akan melewati atas dengan titik-titik yang berbeda tetapi saling berhubungan dan sejalan. Tiga titik tersebut adalah titik kegagalan, titik kesalahan dan titik keberhasilan. Dan dari rangkaian-rangkaian titik itu menjadikan jalan hidup lebih terarah.
       Titik tersebut akan memberikan banyak pembelajaran yang lebih berarti, apabila manajemen sikap berbanding lurus dengan perbuatan yang akan tercapai. Sikap yang diambil perlu ditingkatkan dengan motivasi besar, yang dapat terambil dari kondisi lingkungan extreme setiap individu. Kondisi tersebut harus dalam keadaan positif dan terkait dengan dukungan internal maupun eksternal dan bersifat membangun.
      Dukungan internal dapat diperoleh dari keluarga, kerabat, guru, sahabat maupun teman. Dukungan tersebut akan menumbuhkan sikap keadilan dan kasih sayang secara mendalam, sedangkan dukungan eksternal dapat diperoleh dari sudut pandang orang lain, biografi dari tokoh yang disegani, keadaan  sosial, pengalaman pribadi seseorang dan lain-lain.
Dengan level yang lebih tinggi maka pola pikir justru akan lebih berkembang dengan terbuka dalam menerima perubahan menjadi yang lebih baik lagi. Hubungan yang lebih condong kepada titik-titik tersebut menjelaskan “Bagaimana hidup itu terus mengalir seperti air, tanpa halangan, meskipun halangan itu besar, tetapi air mempunyai gejala kapilaritas yang berarti dapat meresap dalam pori-pori yang lebih kecil”.
       Titik kegagalan merupakan akibat perwujudan dari perlakuan yang diterapkan, tetapi nilai-nilai hikmah yang terkandung didalamnya dapat diambil secara sadar dan dapat dianggap sebagai hal yang luar biasa, yang tak pernah terduga sebelumnya. Titik tersebut akan menggambarkan banyak alasan dan mengenalkan lebih jauh arti dari sebuah kesungguhan. Titik ini adalah fase, dimana menciutnya keberanian sikap dan motivasi menurun besertaan dengan lebih pekanya perasaan terhadap rangsangan amarah. Fase ini lama kelamaan akan menjadi pudar sejalan dengan tumbuhnya titik nilai kesabaran.
       Perwujudan dari titik kesabaran merupakan perlakuan sikap agar menjadi penyeimbang dari titik kegagalan. Titik ini akan memberi banyak perubahan yang terus menerus secara dinamis guna penyersuaiannnya dengan pengendalian emosional masing-masing individu. Keadaan ini akan berlanjut pada sistem pada pencapaian titik keberhasilan yang lebih signifikan. Dan gerakan maju menjadi prioritas utama, karena langkah yang diambil telah memenuhi risiko, sehingga risiko telah menopang pada diri. Maka keberhasilan akan layak dipetik atau bahkan keberhasilan akan menjemput secara tiba-tiba. Oleh sebab itu, keberhasilan akan menjadi syarat sah dan menjadi hak milik bagi yang akan berusaha.
Diharapkan tak lebih dari sekadar atau ulasan yang telah disampaikan di atas. Tetapi nilai-nilai yang terkandung didalamnya, harus bisa tersampaikan dengan baik, terbuka terhadap segala perbedaan maka kebersamaan pun akan tetap terjaga. Kapan pun dan dimana pun semua sahabat berada.
       Belajar dengan lebih efektif didasarkan dari nilai kesadaran akan memberikan satu kekuatan yang lebih besar dari pada kehendak karena paksaan, tetapi sahabat pasti berharap lebih besar bahwa apa pun yang telah terjadi, mimpi akan tetap diwujudkan dengan jalan apa pun. Tetapi tetap satu jalan yang terang dengan kenyataan dan sembari menunggu datangnya mimpi itu menjadi lebih dekat sampai pada kepalan tangan. (Hemz)

1 komentar:

  1. Belajar dengan lebih efektif didasarkan dari nilai kesadaran akan memberikan satu kekuatan yang lebih besar ...
    setuju..

    BalasHapus